Jumat, 09 Oktober 2009

Kritikan aliran humanistik terhadap aliran psikoanalisa dan behavioristik.

Kritikan aliran humanistik terhadap aliran psikoanalisa dan behavioristik.
Terhadap Psikoanalisa
Disini humanistik sangat tidak menyetujui sikap pesimistis yang dicerminkan dari Psikoanalisa, karena aliran Humanistik adalah aliran yang optimistik dan penuh harapan. Percaya pada kapasitas individu.
Humanistik juga sangat tidak menyetujui bahwa manusia selalu dilihat dari sisi sakit oleh aliran Psikoanalisa, karena pada Humanistik individu tidak hanya cukup bebas dari sakit emosional, tidak asanya neurotic dan psikotis diaman tidak cukup menilai seorang individu sebagai pribadi yang sehat. Tidak adanya sakit emosional hanya merupakan suatu langkah awal yang diperlukan untuk pertumbuhan karena individu harus mencapai sesuatu yang lebih jauh lagi.
Disini individu selalu diingatkan dengan masa lalu atau masa lampaunya, sedangkan humanistik menilai individu pasti dapat dan harus mengatasi masalah masa lampaunya.
Terhadap Behaviorisme
Aliran Humanistik memahami manusia sebagai suatu totalitas. Oleh karenanya sangat tidak setuju dengan usaha untuk mereduksi manusia, baik ke dalam formula S-R yang sempit dan kaku (behaviorisme) ataupun ke dalam proses fisiologis yang mekanistis. Manusia harus berkembang lebih jauh daripada sekedar memenuhi kebutuhan fisik, manusia harus mampu mengembangkan hal-hal non fisik, misalnya nilai ataupun sikap.
Percaya pada kodrat individu secara kodrat biologis dan ciri lingkungan. Seorang manusia di aliran behaviorisme dianggap sebagai mesin, akan tetapi dalam aliran humanistik punya pandangan yang segar tentang manusia.

Referensi :
http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/humanistik.html

Tidak ada komentar: